Wartaindonesia

Universitas Mangku Wiyata Kenalkan Perangkat Keras Komputer kepada Santri Daarul Ishlah

Vhio TC
Universitas Mangku Wiyata Kenalkan Perangkat Keras Komputer kepada Santri Daarul Ishlah

Wartaindonesia.net, CILEGON – Dalam upaya meningkatkan literasi teknologi di lingkungan pesantren sekaligus mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat, menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Pengenalan Perangkat Keras Komputer untuk Santri” pada 22 Desember 2024 di Pesantren Daarul Ishlah Cilegon.

Kegiatan ini menghadirkan Edi Rosadi sebagai pemateri dan diikuti oleh 20 santri. Program tersebut menjadi bagian dari komitmen universitas dalam mendukung penguatan sumber daya manusia di era digital, khususnya bagi kalangan santri agar memiliki pemahaman dasar mengenai teknologi informasi.

Dalam kegiatan ini, para santri diperkenalkan dengan berbagai perangkat keras komputer, mulai dari CPU, monitor, keyboard, mouse, hingga perangkat pendukung lainnya. Materi yang disampaikan tidak hanya mengenalkan nama dan bentuk perangkat, tetapi juga menjelaskan fungsi serta cara kerja masing-masing komponen.

Edi Rosadi menjelaskan bahwa penguasaan teknologi dasar merupakan keterampilan penting yang perlu dimiliki generasi muda, termasuk para santri.

“Pengenalan perangkat keras komputer menjadi langkah awal untuk membangun literasi digital santri agar lebih siap menghadapi perkembangan teknologi dan dunia pendidikan berbasis digital,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan kegiatan, tim PKM terlebih dahulu melakukan observasi dan identifikasi kebutuhan pembelajaran di lingkungan pesantren. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar santri masih memiliki keterbatasan dalam mengenali perangkat keras komputer beserta fungsinya.

Berdasarkan temuan tersebut, tim pelaksana menyusun metode pembelajaran yang aplikatif dan mudah dipahami. Kegiatan dilaksanakan dengan mengombinasikan metode ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata dalam mengenali komponen komputer.

Untuk mengukur efektivitas kegiatan, tim pelaksana menggunakan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan pemahaman santri secara signifikan setelah mengikuti pelatihan.

Selain meningkatkan pengetahuan, kegiatan ini juga mendapat respons positif dari para peserta. Para santri tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, terutama saat sesi praktik langsung mengenali perangkat komputer.

Melalui kegiatan ini, Universitas Mangku Wiyata berharap dapat mendorong pengembangan pembelajaran teknologi informasi berbasis pesantren yang lebih adaptif dan aplikatif. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia santri agar memiliki kompetensi dasar teknologi yang mendukung kebutuhan pendidikan maupun dunia kerja di masa depan.

Kegiatan tersebut menegaskan komitmen Universitas Mangku Wiyata dalam memperluas akses edukasi teknologi kepada masyarakat, termasuk di lingkungan pesantren, sebagai kontribusi nyata dalam mendukung transformasi pendidikan di era digital.(*)

Kategori

Berita Terkait

17